KRI Klewang Kapal Perang TrimaranTanggal 31 Agustus yang lalu, Kapal Perang Trimaran yang resmi diberi nama KRI Klewang diluncurkan di selat Bali, Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur. KRI Klewang ini mempunyai panjang 63 meter, berbahan dasar vinylester carbon fiber (infused) dengan kemampuan tidak terdeteksi oleh radar, tidak mengandung unsur magnet, serta tingkat deteksi panas dan suara yang rendah.

Video Peluncuran KRI Klewang Kapal Perang Trimaran

Courtesy of YouTube diunggah oleh pusingdehful

Galeri Foto KRI Klewang Kapal Perang Trimaran

Berita Terkait KRI Klewang Kapal Perang Trimaran

KRI Klewang

Koran SINDO: Selamat datang KRI Klewang. Ucapan ini disampaikan terkait peluncuran kapal berlunas tiga (trimaran) yang dilakukan Banyuwangi di Jawa Timur hari ini. Kapal yang diproyeksikan sebagai kapal cepat rudal dan mampu melaksanakan operasi keamanan laut serta tempur laut ini akan melengkapi jajaran Kapal Republik Indonesia (KRI) yang sudah ada.

Kehadiran kapal yang sudah resmi mendapat nama KRI Klewang ini memang sudah ditunggu-tunggu. Proyek yang merupakan hasil garapan bareng PT Lundin Industry Invest dengan TNI AL ini memancing penasaran bagi para pemerhati dunia militer: apakah Trimaran X3K yang rancang bangunnya melibatkan putra-putri terbaik bangsa benar-benar akan menjadi kekuatan pemukul di lautan seperti yang diharapkan.

Sejak program riset dan pengembangan dimulai pada 2007 hingga kemarin, jeroan kapal perang yang digadang sebagai kapal siluman (stealth) paling canggih milik TNI AL, KRI Klewang menjadi misteri karena memang dirahasiakan.

Masyarakat hanya bisa melihat purwarupa dan atau desain luarnya. Juga sejumlah spesifikasi teknis seperti ukuran kapal, kecepatan, dan beberapa spesifikasi dasar lainnya. Dari gambarnya terlihat kapal ini mempunyai bentuk lunas yang radikal, dan diklaim sebagai kapal berlunas banyak terbesar di Asia Tenggara. Dengan bentuk demikian, kapal bisa melaju dengan kecepatan lebih dari 30 knots dan mampu menembus ombak setinggi 6 meter.

Sedangkan bodinya yang memiliki panjang 63 meter dibungkus komposit berbahan dasar karbon fiber. Material ini sangat istimewa karena tidak menginduksi panas dan lebih kuat daripada baja, tapi lebih ringan hingga kapal ini tidak bisa dideteksi radar. Dengan keistimewaan dan desain ergonomis yang membuat kapal mampu beroperasi sepuluh hari secara terus-menerus, plus rudal C-802 yang berdaya jelajah hingga 120 km

Konon persenjataan disembunyikan di dalam bodi kapal, KRI Klewang akan mampu menguasai medan lautan di Tanah Air, mendukung operasi komando, serta menjadi kekuatan pemukul yang menakutkan.

“KRI Klewang layak menjadi kebanggaan rakyat Indonesia sebagai salah satu alutsista andalan yang diproduksi industri pertahanan nasional,” demikian kata President Director PT Lundin Industry Invest John Lundin.

Sejatinya, kebanggaan terhadap kehadiran KRI Klewang bukan sekadar kecanggihan dan kemampuan tempur kapal tersebut, melainkan keberanian Indonesia membangun sendiri alutsista canggih yang selama ini hanya dikuasai segelintir negara maju. Proses yang dilalui mulai dari pembuatan keputusan, desain, hingga produksi ibarat mewujudkan sebuah mimpi besar.

Mimpi besar itu hanya akan menjadi angan jika tidak ada niat dan kesungguhan untuk mewujudkannya. Ternyata, mimpi membangun sendiri kapal cepat rudal trimaran dengan kemampuan stealth bisa terwujud. Momentum peluncuran hari ini hendaknya akan melambungkan kepercayaan diri bangsa ini menjadi reinforcing force untuk membangun mimpi-mimpi besar lainnya: membangun rudal, pesawat tempur, kendaraan tempur, tank, kapal tempur, kapal selam, dan berbagai alutsista canggih secara mandiri.

Sejauh ini pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertahanan, sudah on the right track, yakni memprioritasnya produksi dalam negeri untuk persenjataan ringan, melakukan kerja sama untuk persenjataan canggih. Tetapi ke depan hendaknya porsi belanja dalam negeri diperbesar untuk memberi kesempatan produsen lokal seperti PT DI, PT Pindad, PT Palindo, PT Lundin, Sari Bahari, dan lainnya tumbuh dan berkembang.

Mencontoh KRI Klewang, dengan dukungan dan yang besar untuk memenuhi target military essential force (MEF), pemerintah, TNI, dan produsen dalam negeri hendaknya terus dan berani membuat terobosan untuk mengembangkan alutsista sesuai karakteristik Nusantara dan perkembangan kemajuan zaman. *

(lil)

Halaman Asli: http://nasional.sindonews.com/read/2012/08/31/16/668739/kri-klewang

Pembuatan KRI Klewang butuh Rp114 M

Sindonews.com – Kapal berlunas tiga, KRI Klewang-625, yang baru saja diluncurkan digadang-gadang bakal menjadi salah satu kapal permukaan andalan TNI Angkatan Laut. Untuk membangun kapal generasi modern tersebut, dihabiskan dana sebesar Rp114 miliar.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Untung Suropati menuturkan, pembuatan satu unit kapal berjenis X3K Trimaran Class ini menghabiskan dana sekira Rp114 miliar yang diambil dari anggaran belanja modal devisa tahun anggaran 2009.

“Jika dibandingkan kapal dengan jenis kawal cepat rudal (KCR) lainnya, produksi dalam negeri seperti KRI Celurit-641, harga ini jelas jauh lebih mahal,” katanya di Jakarta, Sabtu (1/9/2012).

Pembuatan KRI Celurit-641 sendiri dilakukan oleh galangan kapal PT Palindo Marine, Batam, dengan menghabiskan dana sekira Rp75 miliar. Namun, kapal itu hanya memiliki satu lambung.

Untung mengatakan, KRI Klewang-625 layak untuk menjadi kebanggaan rakyat Indonesia, karena merupakan kapal modern yang diproduksi oleh industri pertahanan di dalam negeri.

Kapal yang digagas oleh TNI Angkatan Laut (AL) dengan bekerja sama dengan PT Lundin Industry Invest, Banyuwangi ini diproyeksikan menjadi kekuatan pemukul TNI Angkatan Laut yang handal dan menakutkan di lautan.

KRI Klewang-625 sendiri berbahan dasar komposit serat karbon yang ringan, tapi 20 kali lebih kuat dari baja. Keberhasilan pembangunan kapal perang canggih ini merupakan yang pertama oleh putra-putri Indonesia di galangan kapal dalam negeri PT Lundin Industry Invest, Banyuwangi.

Sementara itu, anggota Komisi I DPR Susaningtyas Kertopati menyambut baik kelahiran KRI Klewang-625, lantaran kapal produksi dalam negeri ini memiliki kemampuan yang andal. “Saya rasa kita harus memerbanyak alutsista seperti itu,” ujarnya.

Dia menambahkan, dengan kemampuan antiradar yang dimiliki KRI Klewang, maka ini akan menjadi kekuatan tersendiri dalam menjaga wilayah laut Indonesia. “Keperluan ALKI (alur laut kepulauan Indonesia) kita akan lebih terlindungi dari ancaman bila memiliki kapal antiradar,” tandasnya.

halaman asli: http://nasional.sindonews.com/read/2012/09/01/14/669129/pembuatan-kri-klewang-butuh-rp114-m

KRI Klewang Sanggup Menembak 120 Km

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BANYUWANGI – Jajaran Tentara Nasional Indonesia mendapat tambahan arsenal andalan untuk pertempuran laut. Wujudnya adalah KRI Klewang 625, sebuah kapal cepat bersenjata peluru kendali yang sudah mengadopsi teknologi siluman (stealth) yang memungkinkan kapal ini dapat meminimalisir deteksi radar. Hebatnya, kapal yang dioperasikan TNI Angkatan Laut ini adalah karya produksi para ahli-ahli perkapalan di Banyuwangi.

Kapal Cepat Rudal (KCR) yang memiliki bentuk trimaran (tiga lunas) diluncurkan pabrik pembuatnya, PT Lundin Industry Invest melalui sebuah acara peresmian di Perairan Selat Bali, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (31/8/2012) lalu.

Banyuwangi, kota di ujung timur Pulau Jawa, dipilih sebagai lokasi peresmian lantaran kota inilah yang dipilih sebagai tempat memproduksi satu-satunya kapal siluman tercangih TNI AL yang dilengkapi alat – alat antiradar ini.

“Saya asli berasal dari Kabupaten Banyuwangi dan kami bangga bisa produksi kapal yang dinilai mempunyai kecanggihan teknologi. Selain itu, pada lokasi ini sangat baik untuk riset pembuatan kapal,” papar Pemilik PT Lundin Industry Invest, Lizza Lundin di sela acara peluncuran kapal.

Ia menjelaskan, rancangan hingga produksi KRI Klewang merupakan hasil kolaborasi riset desain dan pengembangan antara PT Lundin dengan arsitek kapal yang berasal dari Negara Selandia Baru.

Wakil Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Sayyid Anwar menjelaskan, KRI Klewang yang memiliki teknologi tinggi tidak terdeteksi radar berbahan serat karbon. Rudal atau peluru kendali KRI Klewang dapat melesat melabrak sasaran dengan jarak tembak 120 kilometer.

Spesifikasi lainnya, yakni memiliki panjang 63 meter, bobot 53,1 GT, serta mesin utama 4x marine engines MAN nominal 1.800 PK. Kecepatan maksimal 35 knot. Kapal ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 114 miliar. Diambilkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dari tahun 2009 hingga 2011.

“Kapal seperti ini baru dibuat di Amerika dan Indonesia,” kata Sayyid Anwar pada sejumlah wartawan, di galangan kapal PT Lundin Industry Invest.

Kapal ini adalah pesanan Kementerian Pertahanan untuk memperkuat alusista TNI AL. Meski sudah diluncurkan kapal tersebut baru 90 persen siap. Kelengkapan senjata akan dipasang di pangkalan TNI AL Banyuwangi.

Editor : Bowo
Sumber : Tribunnews

halaman asli: http://pontianak.tribunnews.com/2012/09/02/kri-klewang-sanggup-menembak-120-km

Source of images:

http://pontianak.tribunnews.com/foto/bank/images/KRI-Klewang.jpg, http://images.solopos.com/2012/09/0409KRI-Klewang2.jpg, http://v-images2.antarafoto.com/gpr/1346408701/kri-klewang-01.jpg, http://images.hariansumutpos.com/2012/08/31/kri-klewang-utama_full.jpg, http://indonesiaproud.files.wordpress.com/2012/08/kri-klewang-trimaran-di-indonesiaproud-wordpress-com.jpg, http://static.republika.co.id/uploads/images/detailnews/kri-klewang-_120831231124-320.jpg, http://2.bp.blogspot.com/-Y0e4sA5EYvs/UETM1dUOa-I/AAAAAAAAd9U/sP499rS5bNY/s1600/394293_492611747416459_1984547953_n.jpg, http://3.bp.blogspot.com/-LpUx2SdvUXg/UEDHAy5O3AI/AAAAAAAAHhw/6f3pK7jcbCA/s1600/Kapal-perang-siluman-trimaran-kri-klewang.jpg, http://3.bp.blogspot.com/-nj0ocduNCuA/UDh_54FB8mI/AAAAAAAAL-A/px1Ox1i9m04/s1600/1.jpg, http://litera.web.id/wp-content/uploads/2012/08/krc-trimaran.jpg, http://img.antaranews.com/new/2012/08/ori/20120831kri-klewang.jpg, http://img.antaranews.com/new/2012/08/ori/20120831kri-klewang1.jpg, http://img.antaranews.com/new/2012/08/ori/20120831kri-klewang2.jpg, http://infopublik.kominfo.go.id/media/KRI-Klewang-310812-Seno-4.jpg

KRI Klewang Kapal Perang Trimaran.

LEAVE A REPLY